NON, JE NE REGRETTE RIEN

Aku bangun hari ini dengan perasaan bahagia, senyum-senyum sendiri di atas kasur, terus nyalain laptop langusng buka iTunes, ga tau kenap...

08 Maret 2020

STYLE: PLAYING WITH GREENS (D'TUKAD RIVER CLUB)


Lumayan telat untuk posting, tapi gak masalah sih ya! Jadi, beberapa bulan lalu aku sempat datengin tempat yang lumayan terkenal untuk di kunjungin di Bali dan tempat ini salah satu yang sangat direkomendasi untuk dikunjungi.

Bali gak melulu tentang pantai-pantainya sama beach club aja kok, ada juga tempat dengan istilah river club di Bali, tepatnya di daerah gianyar ada sebuah spot tersembunyi dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata, namanya D'Tukad River Club.

_________________________________________________________________________


It's been a while guys, how are you? A few months ago, i went to the new famous spot to visit in Bali and i want to recommend this place to you guys.

Well, as you know, Bali is not only about its beaches and beach clubs. There are also some well-known places called River Club. This place is precisely in Gianyar and close to Ubud, called d'Tukad River Club, the hidden spot with a beautiful view.



Nah, di postingan ini selain untuk memperkenalkan tempat yang masih di bilang hits untuk dikunjungi di Bali ini, aku juga mau mau upload foto OOTD kali lah ya.

Jadi waktu itu, aku pake atasan atau kaos polos dari Uniqlo, celana dari Zalora, topi dan sepatu dari H&M, dan terakhir kacamata favorit dari Sunnies Studios. Gak tau kenapa waktu itu lagi seneng aja pake outfit yang atasan dan bawahannya warna pas di tambah lagi tempatnya pas.

_________________________________________________________________________


Anyway, In this post, in addition to introducing the new spot to visit in Bali, I also want to put some OOTD photos for you.

I wore the t-shirts from Uniqlo, pants from Zalora, shoes and snapback from H&M, and the last one of my fav sunglasses from Sunnies Studios. I didn't know exactly, i used to like to wear the same colour both the t-shirts and pants, at that time and it was matched with the place.



Ngomongin tempatnya, D'tukad River Club sendiri gampang banget kok dicari dan didapetin. Sejaman dari pusat kota Denpasar dan kurang dari 30 menit dari pusat kota Ubud. tinggal cari di Maps, aman kok bisa dapet.

Untuk masuk kesini, kalau aku gak salah per orangnya dikenakan tarif Rp. 50.000, tapi tarif segitu bisa ditukarin untuk makanan atau minuman selama kita berada di d'Tukad River Bali. masih terjangkau lah ya, tempatnya kece ditambah pemandangan yang menenangkan dan cantik parah!

_________________________________________________________________________


Let's talk about the place now, D'tukad River Club itself is really easy to find, an hour from downtown Denpasar and less than 30 minutes from downtown Ubud. just type on Maps and you will find it easily.

To enter this place, there is an entrance fee if I'm not mistaken, it costs IDR 50,000 / person, but it can be exchanged for food or drinks, it's still affordable price and worth! If you guys are in Holiday in Bali, don't forget to visit d'Tukad River Bali, the view is amazing and beautiful, very recommended!





04 Januari 2019

ASKHARA HOSTEL, SURABAYA, INDONESIA


Nyaman adalah kata yang pas buat ngegambarin hostel satu ini. Di kesempatan kali ini, aku mau cerita pengalaman selama aku nginap di salah satu hostel di kota Surabaya, namanya Askhara Hostel. Dari luar bentuknya kaya rumah atau tempat tinggal biasa dan di desain sedemikian rupa jadi terlihat nyaman.

Askhara Hostel terletak di tengah kota Surabaya banget, jadi akses untuk menuju hotel ini sangat gampang dan mudah di dapat.


Comfortable is the right word to describe this hostel. In this time, i wanna share you guys my experience during my stay in a hostel in Surabaya, called Askhara Hostel. From outside the hostel, it just looks like a house, really looks like a normal house has been designed, so it looks so comfortable and unique.

Askhara Hostel is located exactly in the heart of Surabaya City, it makes us easy to find this hostel.


Begitu masuk ke kawasan utama, kita akan disambut dengan sangat ramah oleh penampakan dari beberapa kursi dan meja rotan yang terletak di antara depan lobby hotel dan cafe Seventies Coffee yang ada persis di samping Askhara Hostel ini.


Entering the main entrance of this hostel, we will be greeted very cordially by the appearance of some rattan chairs and table located between the front of the hotel lobby and a Cafe which is just right next to the Askhara Hostel, called Seventies Coffee .




Masuk ke lobby hostel akan terlihat seperti ruang tamu dengan satu meja resepsionis dan satu meja rias di sisinya, serasa masuk ke rumah sendiri aja. Ngomong-ngomong aku nemu hotel ini dari salah satu situs pencari hotel Agoda dan pada saat itu langsung pesan aja kamar di hostel ini. Kebetulan aku tinggal selama 2 hari di kamar berbentuk asrama yang nanti kalian lihat di foto selanjutnya.

Proses Cek-in sendiri juga cepat tanpa ribet, kita akan di mintai kartu identitas dan juga pihak resepsionis mempersiapkan form atau bukti kalau kita sudah cek-in di hostel ini. Oh ya, ada syarat lain pada proses cek-in kita harus siapin uang jaminan atau deposit sebesar Rp. 100.000, jadi uang ini sebagai jaminan aja dan bakal di kembaliin lagi pada saat kita hari terakhir menginap.


Then, we will find the lobby hostel which looks like a living room with one table for receptionist and one dressing table, just feels like entering a real house. I found this hostel through one of the famous hotel search website Agoda and directly i booked one room in this hostel. I was staying in this hostel for 2 days and i booked for one bed in a dormitory room type, you guys will see how it looks.

Check-in process was so fast, firstly the receptionist will ask us for ID while she/he preparing a check-in form for the guest who will stay in this hostel. There is also another thing that for us as a guest need to prepared, the receptionist will ask us to put a deposit 100.000 rupiah as a guarantee during our stay, don't worry the money will be refunded during check-out process.



Setelah proses cek-in, dari lobby hostel kita akan melewati koridor yang juga sangat menarik ada beberapa lukisan di dinding dan satu meja tua, koridor ini menghubungkan lobby dengan ruang tengah terbuka di dalam hostel. Di bagian koridor ini ada beberapa pintu kamar, dan untuk jenis kamarnya adalah kamar privasi bukan untuk yang yang bentuknya asrama.


After Checked-in, from the lobby we will pass a corridor that connect the lobby and open space inside the hostel. This corridor is also looks very unique, we will see some paintings in the wall, one vintage table, and some doors for private rooms.





Setelah melewati koridor yang unik tadi, masuklah kita ke kawasan terbuka di dalam hostelnya. Jadi kawasan ini bisa sebagai tempat berkumpul, ada dapur kecilnya, dua kamar mandi dan beberapa meja dan kursi. Disini kita bisa ngabisin waktu buat sarapan, kumpul-kumpul bersama tamu yang lain atau bisa juga foto-foto.

Yang paling aku sukai konsep dari hostel ini, sangat minimalis, semua terlihat unik, serba hitam putih, seger aja ngeliatnya dan pastinya terlihat sangat sangat nyaman, percaya deh!


After passing through the corridor we can see the open space inside this hostel. So this area can be a gathering place for the guests, there is a small kitchen, two restrooms, chairs and tables. Here, we can just chill, spend time for breakfast, gathering with other guests or just take some photos.

The other things i like from this hostel is its concept, minimalism and looks very unique, all is in black and white, looks so fresh and super comfortable!




Lanjutin tour hostelnya, berhubung hostel ini ada dua lantai dan untuk kamar dengan tema asrama sendiri ada di lantai dua, bagi tamu yang memesan kamar dengan konsep asrama harus naik ke lantai dua.

Di lantai dua ada dua kamar aja dengan konsep asrama, jadi konsepnya dalam satu kamar ada beberapa tempat tidur bertingkat, beberapa loker untuk menyimpan barang dan jelas kita berbagi kamar dengan tamu lainnya. Tapi walaupun konsepnya seperti kaya yang difoto, tetap aja keliatan nyaman.


Continuing about what this hostel has, for the dormitory rooms type are located in the first floor, so for the guests who booked for a bed in a dormitory room type, we need to up the first floor.

On the first floor there are two dormitory rooms, dormitory itself has its own concept, so the concept is in one room there are several bunk beds, some lockers for each guest and definitely we share the room with the other guests. However, the room is so comfortable, just like on the pictures above.


Nah untuk kamar mandinya juga, setiap lantai ada dua kamar mandi untuk semua tamu tapi berbeda konsep dengan kamar privasi yang ada di bagian koridor hostel, di dalam kamarnya ada kamar mandi sendiri, jadi bisa di artiin kamar mandi yang ada di luar di setiap lantai untuk tamu yang memesan kamar dengan konsep asrama aja, jadi harus berbagi dengan tamu lainnya.

Selama dua hari menginap di Askhara hostel, yang ada di benak gue cuma kaya berada di rumah sendiri aja, ga ada masalah sama sekali di tambah lagi dengan konsepnya jadi bikin semua tamu hostel super nyaman selama menginap, itu sih yang aku rasain.

Untuk info lanjut kalian bisa langsung ke akun instagram mereka @askharahostel, untuk pesan bisa langsung cari di beberapa situ pencari hotel, kaya yang aku pakai dari website Agoda atau bisa kontak mereka via Whatsapp +62812173806060. Masalah harga? Gausah takut deh, karena nginap disini ga perlu nguras kantong banget, hehehe.


For the bathrooms, there are two shared bathroom on each floor, But it is different for the private rooms, they have their own bathroom inside the room. So, i can say the bathrooms that we can find outside the rooms are only for the guests who booked a bed in a dormitory room.

Anyway, i felt just like at my own house during my stay with Askhara hostel, no issues at all, for me especially i felt super comfortable with the concept and maybe also for the other guests.

For more information, you guys can just see their official Instagram account @askharahostel, contact them on Whatsapp +62812173806060 or just directly book the room or bed in a hotel search website, like Agoda. About the price? No need to worry, because it won't cost too much to book a room or bed in this hostel, hehehe.


LOCATION


01 Januari 2019

NEW YEAR, NEW HOPE, NEW START, HAPPY NEW YEAR 2019!

Picture courtesy of Amanda Oliveira through pngtree


Yeay, kita udah masuk di tahun baru 2019. Untuk aku sendiri ga berharap terlalu banyak di tahun baru ini, cuma ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dengan semangat baru pastinya, tetap bisa ngelakuin hal yang aku suka, diberikan kesehatan, travel ke lebih banyak tempat baru, karir yang bagus, dan semoga semua resolusi yang ingin aku lakuin di tahun baru ini bisa kesampaian semua dan juga melanjutkan resolusi yang belum sempat aku selesaiakn di tahun sebelumnya. Sekali lagi, SELAMAT TAHUN BARU 2019 untuk kalian dan kita semua!!


Well finally, we have entered the new year 2019. For me especially, i don't really hope many things in this new year, i just wanna be a better person than i was on the previous year, of course still can doing things i like, good health, travel to more new places, good career, and hopefully i can do all my new resolutions this new year and continue the things i have done yet on the previous year. Once again, HAPPY NEW YEAR 2019 for you and us all!!

18 Desember 2018

WHISPERS ON THE GRASSLANDS AT PADMA RESORT LEGIAN


Hi hi kalian semua, semoga semuanya baik-baik aja ya! Di postingan aku kali ini, mau sedikit cerita ke kalian pengalaman berharga aku di Acara "Whispers On The Grasslands" oleh Maestro Tenun Ikat dari Sumba Kornelis Ndapakamang" di Padma Resort Legian akhir bulan lalu. Tau sih telat banget banget buat posting ini, tapi better lah daripada aku cuma simpan semua fotonya di hape aku tanpa menceritakan ke kalian cerita pentingnya.


Well hello again guys, hope you guys are doing fine like always! In this post i wanna share you guys my great and amazing experience in an event "Whispers On The Grasslands" by the Maestro of  Tenun Ikat Sumba Kornelis Ndapakamang" at Padma Resort Legian last month. I know, it seems too late to post about this event but better than i only save all the photos on my phone and not telling you guys the story.



Nah, pertama-tama aku mau ngenalin ke kalian dulu orang-orang di balik acara keren ini. Ada Anny Soerjanto sang Creative Director acara "Whispers on the Grasslands" ini (Maaf banget, aku ga sempat ambil foto), lalu ada Maestro tenun ikat Sumba Kornelis Ndapakamang, Pria yang berada di tengah tamu (Ngomong-ngomong tamunya adalah temen-temen aku sendiri) di foto atas yang pertama, terus ada Mama Desmiyanti Hambabanju di foto kedua sebelah kanan.


First of all, let me introduce you guys the people behind this event, Anny Soerjanto the Creative Director of this event (I am sorry i didn't take any picture of her), the Maestro of Tenun Ikat Sumba Kornelis Ndapakamang, the man in the middle of the guests (They are all my friends anyway) on the first picture above, also meet the one of the great woman on the second picture Desmiyanti Hambabanju.




Jadi, pas di hari pembukaan acara "Whispers on thhe Grasslands" bulan lalu, satu dari kawanku ngajak ke acara ini dan aku tanya "Acara apaan?", dia jawab "Acara pameran kain tenun ikat", terus spontan aja aku jawab "Oke, kita kesana!".

Acara "Whispers on the Grasslands" ini menampilkan karya kain tradisional yang super indah menurut aku dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kain-kain ini dibuatnya secara tradisional dengan cara menenun yang sudah berabad-abad dan pastinya menggunakan bahan alami.


So, on the day of the opening day of this event "Whispers on the Grasslands" last month, my friend asked me to join her to come to this event and i asked her "What kind of event?", She replied "this is an ikat exhibition", then i responded spontaneously "okay, we go there!".

This event "Whispers on the Grasslands" expose the magnificent traditional and natural textiles from Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia. All these textiles were made from a traditional centuries old weaving traditions and methods with natural ingredients.


Jujur aja sih, aku sebenarnya ga tau banyak tentang dunia tekstil, tapi aku terkagum-kagum sendiri ngeliat semua yang di pamerin di acara ini. Yang ada di benak aku, aku sebenarnya belum terlalu mengenal budaya negara sendiri dan khususnya di dunia tekstilnya. Nah, dari acara ini langsung terbesit buat tau lebih dan mungkin nanti suatu hari bisa langsung datang ke Pulau Sumba, melihat langsung dan menggali apa yang belum aku tau sebelumnya.

Apa yang aku tau, cuma sebatas kalo di Indonesia sendiri punya tipe tekstil dan cara pembuatan yang berbeda-beda di setiap provinsinya. Terus tersadar aja gitu, ternyata memang negara aku bukan semata-mata tentang pemandangannya yang indah dan juga budayanya yang beragam, tapi dunia tekstil juga turut menjadi bagian dari kekayaan negara ini, asli bangga banget jadi orang Indonesia!


I don't know much about the history behind of this kind of textiles, but i was amazed with anything on display in this event. I was felt like i know nothing about my country's culture especially about the textiles. From this event i want to know more about it and maybe one day, i can go there and see with my eyes and find out about it, about anything.

What i only know, every part of province in Indonesia has its own kind of textiles and different methods to make it. This country is not only about its beautiful landscapes and cultures, but textiles are also being a part of this rich country, so proud to be Indonesian!




Di display ini diperlihatkan lagi jenis-jenis kain ikat tenun yang berbeda dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, baik beda corak, simbol maupun warnanya.


On this display, we can see more of ikat from Sumba Island, East Nusa Tenggara with different pattern, symbols, and colors.



Di pameran ini juga di pamerkan kepada tamu yang hadir, bahan-bahan yang dipakai untuk pembuatan tekstil itu sendiri, luar biasa!


There are also some natural ingredients in display that used for making all these textiles, amazing!




Beberapa foto dari acara, keliatan dong tamu-tamu lagi asik dan menikmatin acara dan suasananya


People was gathered together to see the exhibition



Whispers on the Grasslands
An Exhibition of the ikat of Sumba Island, East Nusa Teggara
Sarasvati Design Store, Padma Resort Legian, Bali
Addmission: Free Of Charge
From November 26, 2018 - February 15, 2019


LOCATION






10 Desember 2018

H&M INDONESIA IS ABOUT OPENING NEW STORE IN BALI AT SEMINYAK VILLAGE




Hey hey guys, ada berita bagus nih yang mau aku bagi, khususnya untuk pecinta fashion dimanapun kalian dan khususnya di pulau Bali, Indonesia. Siap-siap karena label internasional H&M bakalan buka store baru mereka di pulau tercinta kita, Bali.

Jadi, store baru ini bakalan buka di salah satu mall di Kabupaten Badung, Bali namanya Seminyak Village dan pastinya di area Seminyak. Belum tau pasti sih kapan tanggal atau bulan apa store baru ini bakal buka, tapi mereka nyebutin tahunnya bakalan buka di tahun depan 2019.

Ngomong-ngomong, store baru ini akan menjadi toko yang ketiga di Pulau Bali setelah Beachwalk dan Mal Bali Galeria. Berita bagus banget sih menurut aku karena kita ga perlu jauh-jauh lagi buat beli koleksi dari H&M Indonesia, semakin dekat buat semuanya.

Duh, udah ga sabar banget pokoknya buat openingnya nanti!!!



Hey guys, just wanna share a good news for fashion people everywhere you are, especially in Bali, Indonesia. Get yourself ready because the international brand H&M will open their new store in our beloved land Bali.

So, this new store will open in one of shopping mall in Badung regency, Bali called Seminyak Village in Seminyak area. Not sure when is exactly the date or which month this new store will be opened but they mentioned next year, which means in 2019.

Anyway, this new store will be the third store in Bali Island, after Beachwalk and Mal Bali Galeria. That will be so good for anyone i guess because we do not to go that far to another shopping mall to get our good stuff from H&M Indonesia, it is getting closer.

Oh Yes, really excited and can't wait for the opening!!



Nah, untuk informasi dan update lebih, kalian bisa deh sering-sering cek websitenya Seminyak Village dan juga jangan lupa buat follow Instagramnya @seminyakvillage



For more information and update, you can go to Seminyak Village website or follow their Instagram @seminyakvillage.


LOCATION

26 November 2018

THE BED STATION BY GOLDBRICK, KUALA LUMPUR, MALAYSIA


Cerita lain dari pengalaman perjalanan aku di Kuala Lumpur, Malaysia. Jadi, sebelum balik ke Bali lagi dari Medan bulan November 2018 ini, aku punya kesempatan lagi buat ngunjungi kota ini lagi. Ya, aku ga bakal cerita ke kalian, cerita di balik trip singkat aku di Kuala Lumpur, tapi ada satu alesan karena harga tiket buat balik ke Bali kalo dari Medan itu lebih murah transit di Kuala Lumpur daripada harus pilih penerbangan domestik yang juga harus transit di Jakarta. Pastilah aku pilih transit ke Kuala Lumpur!

Di perjalanan singkat kali ini, aku mau bagi cerita sedikit tentang pengalaman nginep di sebuah hostel di daerah terkenal Chinatown, Kuala Lumpur, nama hostelnya "The Bed Station by Goldbrick" seru pokoknya.

Ngomong-ngomong, aku sampai di hostelnya jam 11 malam udah mau tengah malam, waktu Kuala Lumpur dan aku ngerasa super capek setelah perjalanan jauh dari airport menuju hostel. Sesampai di hostel, aku langsung check in aja di lobby, disana kalian bakal ketemu dengan front desknya dan bilang aja kalau kalian udah punya bookingan menginap, terus dia bakal minta kita tunjukin ID/Passport, ngisi formulir selama stay di hostel dan ga lupa deposit 50 RM, setelah kelar process itu, petugas yang ada di front desk bakal ngasih kita receipt buat disimpen, next kita bakal di kasih tau nomor kamar kita dan juga nomor tempat tidur (Maklum, stay di hostel jadi ada nomor tempat tidurnya) dan terakhir kita bakal dapat handuk dan juga kunci loker buat nyimpen barang-barang kita dengan aman. Prosesnya cepat dan mudahlah pokoknya, ga ribet!!


Another of my travel experience, in beloved city Kuala Lumpur, Malaysia. So this November 2018, i had a chance to visit again this amazing city and it was exactly my short visit before heading back to Bali again from my hometown Medan. I don't wanna tell you to you my beloved readers, what story behind of this short visit, but i only will tell one reason because have a transit flight in Kuala Lumpur is cheaper if i wanna go back to Bali instead have a domestic flight which also would have transit flight in Jakarta, so better choose Kuala Lumpur then!

In this short visit, i really had a great stay experience in a hostel at the famous area Chinatown, called "The Bed Station by Goldbrick", that's the reason why i put this review story on my blog.

Anyway,  i was arrived at the hostel around 11 PM local time and it was super tired because a long way from the airport, then you will meet someone at the front desk and just tell them if you already made the booking before, show your ID/Passport, fill the form and put the deposit 50 RM, then the staff will give you a receipt and tell you the room number and your bed number (because i booked for a mixed dorm with 10 beds) and the last process they will give you the towel and the key of the locker. They made the check in process was quick and easy!!



Nah, setelah proses check-in kelar, aku ga buru-buru langsung tidur, tau sih capek tapi perut berkata lain, aku laper jadi harus makan dulu. Kelar makan di dekat hostel (Maafin ga ambil foto untuk hal ini), aku lebih memilih buat keliling hostel dan istirahat di bagian ruang tamunya. Kira-kira sejaman disana sambil WiFian, mulai deh ngantuk. Ngomong-ngomong dua gambar diatas menampilkan betapa nyamannya area lobby di hostel ini, ya ga?

Di hostel ini, aku cuma stay selama 2 hari dan aku nemuin hostel ini via Traveloka. Aku bikin bookingannya langsung dari menu package "Flight + Hotel" dimana kita bisa nemuin harga special buat booking tiket pesawat sekaligus hotel buat nginep. Bener aja jauh lebih murah!


After the check-in process, i decided to not going to sleep directly, i know i was so tired but my tummy said that i need food. After having that late dinner near the hostel (Sorry i didn't take any pictures), i decided to look around the hostel and was just sitting at the reception area where you can find the living room for the guests. I spent around an hour at that area to connect WiFi for my phone.Those two pictures above shows you how the reception area looks like, super cozy huh? 

Anyway, i was staying at this hostel for only 2 days and i found it through Traveloka. I booked the hostel by the package menu "Flight + Hotel" where you can find the special price if you book the flight ticket and the hotel at the same time and i did it. I found it really cheap.

Alright, it is a bed time and ready to discover more about this hostel the next day!



Singkat cerita, selamat pagi!! Hari kedua dan siap buat explore lebih tentang hostel ini dan juga ngabisin waktu keliling KL. Jujur, ga punya banyak plan waktu itu karena memang bukan pertama kalinya trip di Kuala Lumpur. Jadi, di postingan ini aku bakal cerita lebih untuk masalah hostel tempat aku nginep ini dan gini nih bagian dalem kamarnya (Maaf ya soal handuk dan barang-barang lainnya di foto).


Well, Good morning! Another day and ready to discover the hostel and have a relaxing time around. Honestly, i hadn't much plan to discover the city Kuala Lumpur because it was not the first time being around. So, i will just telling you the story about the hostel and this is the looks inside the room (Sorry for the towel and my things on the picture).



Di bagian luar kamar yang ada di lantai 3 ini, kita juga bakal nemuin tempat buat nyantai, ada meja panjang di bagian sudut dan juga sofa buat nyantai.


Outside my room at the 3rd floor, you can also will find the cozy side, the long table at the corner and the cozy couch with a brilliant and beautiful interior.


Nah, ini bentuk tangganya yang menghubungkan setiap lantai di hostel ini. Ngomong-ngomong, hostel ini punya 5 lantai termasuk rooftop, jadi jangan bingung ya buat kalian yang bukan orang asia karena cara orang asia nomorin lantai di sebuah gedung itu beda sama orang dari barat sana atau orang Eropa. Sebagai contoh, lantai satu buat orang asia itu disebutnya GF atau lantai dasar untuk orang Eropa.


This is the staircase that links every floor in the building of this hostel. Anyway, this hostel has 5 floors included the rooftop (5th floor), don't be confused during your stay because you will see how Asian numbered or named the floor inside a building because it's different way for the Western people/European, that's what i know! For Example, the 1st for Asian is the ground floor for Western/European.




Buat mulai hari kedua aku nginep disini, aku lebih milih buat nyantai di rooftop dimana kalian bakal nemuin Pantry. Dengan roti dan secangkir susu panas udah cukup buat aku sambil nikmatin pemandangan gedung-gedung tinggi. Untuk sarapan aku waktu itu, aku bawa dan beli dari luar hostel karena yang aku tau hostel ini ga nyediain sarapan buat tamu-tamunya. Tenang aja ada banyak tempat makan sama supermarket kok disekitaran, jadi ga usah terlalu khawatir masalah ini.

Selama nginep kita bebas dan gratis buat ngisi air minum dari dispenser aja, tapi buat jenis minuman yang lain kayak, soda, minuman botol, kopi, susu panas dan lainnya, kita harus bayar.


Starting my second day at this hostel, i prefer to go to the rooftop where you can find the pantry area. I was starting my day with a bread and a cup of a hot milk while enjoying the scenery of the city Kuala Lumpur with its buildings and skyscrapers. Me, i brought my food for my breakfast from outside because i think this hostel is not offering the breakfast when you book it. There is a lot of food outside or even supermarket closed to the hostel, so you don't have to worry about it. 

During your stay at this hostel you can fill the water from the dispenser for free but not for another kind of beverages, such us sodas, bottle water, coffee, hot milk, etc, you need to pay it at the reception.


Pemandangan dari rooftop, keren kan!


The view from the rooftop of the hostel, c'est cool!



Udah capek seharian keliling KL, pergi ke beberap mall, ketemu temen aku yang ada disana aku mutusin buat balik ke hostel buat istirahat bentar. Tapi, aku ngeliat tamu-tamu lain lagi pada ngumpu di ruang tamu di lobby sambil nonton TV, jadi mending aku ikutan ngumpul bareng aja bentar.

Menurut pendapat aku, kalau kita nginepnya di hostel, cuma tiduran di tempat tidur dan ngurung di kamar itu bukan pilihan yang bagus, tapi ikut ngumpul sama tamu-tamu yang lain itu baru pilihan pas sih, ketemu orang baru, ngobrol, bagi-bagi pengalaman dan cerita dan kita juga ga bakal tau mungkin kita bakal nemuin temen baru dari perjalanan/trip kita ini.


After long day, exploring the city, went to some malls, meet some my local friends in Kuala Lumpur and then decided to back to the hostel to get some rest a lil bit. I saw people was gathered on the living room while watching the TV, so i decided to be around with them a while.

In my opinion, if you are staying at the hostel, just stay in your bed or room it is not a good choice but gather with the other it is the right thing to do, meet new people, to have some talk, share things and stories that we will never know maybe we can make friend during our trip/travel, that's why i prefer to stay in hostel in every trip i made.



Di ruang tamu, kita juga bakal nemuin perpustakaan kecil dimana ada beberapa buku dan majalah buat dibaca dan di foto itu aku lagi baca majalah berbahasa Jerman. Ga usah di tanya aku bisa ngomong bahasa Jerman, karena aku ga bisa! Jadi cuma liatin gambar-gambarnya aja, lol.


At the living room, you can also will find the small library where you can find some books to read or even magazines and on that photo was me, reading a Germany magazines. Don't ask me that i speak German language, because i don't! I was just looked at the pictures i saw, lol.


Nah, ini juga pojok yang menarik di hostel ini tepatnya di lobby, kita bakal nemuin internet corner dengan beberapa komputer yang bisa dipakai oleh tamu-tamu hostel selama menginap dan gratis!

Jujur sih, hostel ini keren banget dan aku sendiri dapat pengalaman yang luar biasa selama nginap di The Bed Station by Goldbrick, Chinatown, Kuala Lumpur ini. Pokonya hostel ini rekomen sekali untuk para budget traveler yang mau punya pengalaman menginap lebih dari sebuah hostel, kayak aku.


Another interesting you can find at the lobby area in this hostel, you will see the internet corner where you can find some computers to use for free, every guests at the hostel can use it during the stay!! 

Was really had a great staying experience at The Bed Station by Goldbrick, Chinatown, Kuala, Lumpur. Would love to recommend this hostel for the budget traveler who want to have a great stay experience like me.


LOCATION